Halo Nasional

Tsunami Landa Selat Sunda, BNPB:  Data Sementara 62 Tewas, 20 Orang Dinyatakan Hilang

HALOSULSEL.COM, — Wilayah Pandeglang, Serang Banteng dan Lampung Selatan dilanda tsunami pada Sabtu (22/12/2018) malam. Tsunami tersebut terjadi sekira pukul 21.27 WIB.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dikutip melalui keterangan resmi, Minggu (23/12/2018), mengatakan daerah yang terdampak paling parah adalah Kabupaten Pandeglang yang terdiri dari kawasan wisata Pantai Carita, Tanjung Lesung , Sumur, Teluk Lada, dan Panimbang, yang semuanya berada di pulau Jawa.

Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada pukul 10:00 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat Tsunami menjadi 62 korban, luka-luka 584 orang, hilang 20 orang.

Menurut laporan BMKG, terjadinya tsunami di beberapa wilayah pantaui Selat Sunda bukan dipicu oleh gempabumi.

Berdasarkan rekaman seismik dan laporan masyarakat, peristiwa ini tidak disebabkan oleh aktifitas gempabumi tektonik, namun sensor Cigeulis (CGJI) mencatat adanya aktivitas seismic dengan durasi kurang lebih 24 detik dengan frekwensi 8-16 Hz.

“Tidak terdeteksi adanya aktivitas tektonik,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho berdasarkan siaran pers yang diterima TribunJakarta.com, Minggu (23/12/2018).

Sutopo menjelaskan, kemungkinan tsunami  terjadi akibat longsor bawah laut karena pengaruh dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Pada saat bersamaan terjadi gelombang pasang akibat pengaruh bulan purnama. Jadi ada kombinasi antara fenomena alam yaitu tsunami dan gelombang pasang,” tutur Sutopo.(*)

Editor : Zasthya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange