Halo Politik

26 ASN di Sulsel Terindikasi Tidak Netral

ilustrasi

HALOSULSEL.COM — Badan Pengawas Pemilihan Umum merilis Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak netral. Per 1 Maret, 160 kasus.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Ratna Dewi Pettalolo, mengatakan Jawa Tengah merupakan daerah paling banyak, yaitu 43 pelanggaran yang disusul Sulawesi Selatan sebanyak 26 dan Sulawesi Tenggara 19 kasus.

“Jawa Barat 17 pelanggaran, Banten 16, Bali 8, Sulawesi Barat 7, NTB 6, Riau dan Kalimantan 5, Bangka Belitung 3, Kepulauan Riau dan Sumatera Selatan 2, dan Maluku 1 pelanggaran,” kata Ratna di Gedung Bawaslu, Jakarta, seperti dilansirBisnis.com, Jumat (8/3/2019).

Dewi menjelaskan, dari bentuk pelanggaran, kasus terbanyak ada pada ASN yang melakukan tindakan untuk menguntungkan peserta pemilu di media sosial, yaitu sebanyak 40 kasus.

Tindakan menguntungkan lainnya sebanyak 27 pelanggaran. Ada pula ASN yang hadir dalam kampanye dengan total 23 kasus. Kedatangannya bukan acara kampanye sebanyak 10 kejadian.

Berdasarkan jabatannya, mereka yang melakukan pelanggaran yaitu ASN 81 orang, perangkat desa 21 orang, ketua atau wakil Badan Permusyawaratan Desa 10 orang, kepala daerah, dan camat 8 orang. Sisanya oleh Satpol PP 1 orang, kepala dinas, sekretaris kecamatan, dan sekretaris desa satu orang.(int)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange