Uncategorized

Dilibas Parang Panjang, Petani di Wajo Temui Ajal di Sawah

Foto : Nampak pelaku korban penganiayaan yang ditemukan tewas di sawah

HALOSULSEL.COM, WAJO — Nasib naas dialami Ruslan Alias Sellang Bin Ambo Masse (54). Korban penganiayaan di Lompobaku, Desa Simpellu Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Senin (17/12/18) sekira pukul 07.00 Wita pagi.

Petani yang beralamat di Dusun Ongkoe, Desa Awota, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo ini harus meregang nyawa setelah dianiayah oleh pelaku bernama Tinggi yang berusia 60 tahun.

Berdasarkan pengakuan pelaku yang juga merupakan seorang petani ini, bahwa korban berjalan dari rumahnya dengan membawa tangki semprot dan menuju ke sawah untuk menyemprot hama.

“Tapi setelah korban tiba di rumah kebun milik pelaku, korban lalu mengajak pelaku untuk baku tikam. Sehingga pelaku turun dari atas rumah kebun miliknya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Wajo Iptu Sigit Santoso.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan, perkelahian pun terjadi diantara keduanya setelah pelaku turun dari atas rumah kebun. Korban sempat memberikan perlawanan dengan menendang pelaku.

Tak terima perlakuan korban, pelaku pun mengambil sebilah parang panjang di rumah kebunnya. Akibatnya, korban mendapat luka pada bagian muka dan tubuh korban, hingga akhirnya meninggal dunia.

“Korban tewas dengan sejumlah luka di bagian muka dan tubuhnya. Setelah kejadian itu, kemudian pelaku menyerahkan diri ke Polsek Keera,” jelasnya.

Laporan : One

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange