Halo Olahraga

Diwarnai Aksi Protes, Persija Juara Liga 1 Usai Kalahkan Mitra Kukar

HALOSULSEL.COM — Persija Jakarta berhasil menjadi juara Liga 1 Indonesia musim 2018 dengan menaklukkan Mitra Kukar dengan skor 2-1 di laga pekan terakhir atau pekan ke-34 di Jakarta, Minggu.

Dua gol dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta tersebut dicetak oleh penyerang Marko Simic pada menit ke-17 dan 59. Sementara Mitra Kukar mencetak gol di menit ke-88 melalui tendangan Aldino Herdianto.

Pada laga Persija vs Mitra Kukar, tuan rumah langsung menekan dan mendominasi laga sejak menit awal.  Pada menit ke-14, wasit memberi Persija penalti setelah menilai Marko Simic dilanggar.

Keputusan tersebut sontak mendapat protes dari pemain Mitra Kukar karena menganggap tidak terjadi pelanggaran. Namun wasit tetap pada keputusannya.

Sempat tertunda sekitar dua menit karena ada pemain belakang Mitra Kukar yang mendapat perawatan, eksekusi penalti akhirnya dilakukan dan diambil langsung Simic.

Di bawah riuh ribuan suporter yang memenuhi SUGBK, Simic berhasil menaklukan Yoo Jae-hoon dan membawa Persija unggul 1-0.  Skor ini bertahan hingga turun minum.

Mengawali babak kedua, penyerang Mitra Kukar, Fernando Rodríguez sempat terlihat dijatuhkan di kotak penalti Persija pada menit ke-46. Namun wasit tak menyatakan ada pelanggaran.

Setelah berbagai upaya, Persija menambah keunggulan pada menit ke-59. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Ismed Sofyan, bola liar terjadi di depan gawang Mitra Kukar.

Bola kemudian berhasil dimanfaatkan Simic untuk mencetak gol melalui sundulan. Namun, gol tersebut lagi-lagi mendapat protes keras dari para pemain Mitra Kukar, bahkan pelatih Rahmad Darmawan juga terlihat ikut serta.

Pasalnya, dari tayangan ulang, terlihat sebelum Simic menyundul bola, kiper Mitra Kukar, Yoo JH sempat dihalangi pemain Persija, Ramdani Lestaluhu saat berupaya  mengamankan bola.

Namun, protes tersebut lagi-lagi tak membuat wasit mengubah keputusan. Persija diputuskan tetap unggul 2-0.

Tertinggal dua gol, Mitra Kukar sempat mendapat penalti pada menit ke-68 saat wasit menilai Rohit Chand handsball di kotak penalti.

Hanya, eksekusi yang diambil Rodríguez berhasil dipatahkan kiper Persija, Andritany Ardhiyasa. Mitra Kukar gagal memperkecil kedudukan.

Pada menit ke-75, Rodriguez sempat menceploskan bola ke gawang Persija. Namun sayang, wasit menilai terjadi pelanggaran lebih dulu terhadap Andritany.

Mitra Kukar sempat memperkecil kedudukan pada menit ke-88, saat tendangan keras Aldino Herdianto gagal dihalau Andritany. Namun, gol tersebut tak bisa menyelematkan Mitra Kukar dari kekalahan.

Hingga pluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk Persija bertahan. Persija pun pastikan gelar juara Liga 1 2018.

Dengan demikian, di klasemen akhir Liga 1, Persija mengumpulkan 61 poin. Jumlah ini lebih banyak satu angka daripada PSM Makassar yang di laga lainnya menaklukkan PSMS Medan dengan skor 5-1 di Stadion Andi Mattalata, Makassar.

Gelar juara menjadi catatan manis bagi Persija karena terakhir kali mereka mendapatkan gelar serupa adalah tahun 2001 atau 17 tahun lalu.(*)

Editor : Zasthya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange