Halo Daerah

Gelar Rakor Bidang Pendapatan 2019, Armayani: Potensi PBB di Wajo Masih Perlu Digali

Foto: Rapat Koordinasi Bidang Pendapatan 2019 Dinas Pendapatan Daerah di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo

HALOSULSEL.COM, WAJO — Tahun pertama bagi Bupati dan Wakil Bupati Wajo Amran Mahmud-Amran SE adalah masa sulit dalam pemerintahannya, karena akan menutup defisit anggaran sekitar 67 miliar di tahun 2018 yang lalu dan dibayarkan di 2019.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kabupaten Wajo, Ir Armayani, saat menggelar Rapat Koordinasi Bidang Pendapatan 2019 yang dirangkaikan penyerahan penghargaan bagi camat, lurah, kepala desa dan kolektor berprestasi dalam pengadaan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) Tahun 2018.

“Karenanya untuk mendukung Visi dan Misi Bupati Wajo, potensi PBB perlu digali karena masih banyak daerah yang belum ada PBBnya dan perlu di optimalkan,” ungkap Armayani, saat memberikan sambutan pada kegiatan Rakor di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Jumat (12/04/19).

Apalagi lanjutnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong, bagaimana mengonlinekan pajak, dan itu sesuai hasil dari MoU Bupati kemarin di Makassar.

“Kalau sistem online ini jalan, maka diperlukan dukungan teman-teman sekalian untuk mensosialisasikan ke bawah,”imbaunya.

Senda Bupati Wajo Dr Amran Mahmud, menyampaikan Pemerintah Daerah telah memperoleh hak untuk mengurus dan berkesempatan untuk mengatur daerahnya, Pemda berhak untuk mengelola pendapatan hasil daerah dan PBBnya untuk membiayai daerahnya sendiri.

“Di momentum baik ini saya mengajak para peserta sosialisasi menyatukan persepsi, langkah dan sinergi, bagaimana menambah dan mengoptimalkan PAD,”kata Amran Mahmud.

“Dan itu bisa dilakukan bersama, dengan memberikan layanan yang cepat, mudah dan murah kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa menjadi wajib pajak yang taat dan tepat waktu,”harapnya. (Humas Pemkab Wajo)

Editor: Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange