Halo Pendidikan

Hipermawa Kom Bola Gelar Dialog Publik ‘Strategi Sukses di Era Industri 4.0’

Foto: Suasana dialog Publik, yang dilaksanakan Hipermawa Kom Bola di di Pa'de Coffe, Makassar

HALOSULSEL.COM, MAKASSAR — Menghadapi tantangan Era Industri 4.0, Hipermawa Komisariat Bola menyelenggarakan acara Dialog Publik dengan tema ‘Strategi Sukses di Era Industri 4.0’ di Pa’de Coffe, Makassar, Jumat (22/03/19) malam kemarin.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 105 tamu undangan menghadirkan dua narasumber senior Hipermawa yakni, Dr H Sukri Syamsuri yang juga Sekretaris Jendral Kesatuan Masyarakat Wajo (KEMAWA) dan Hamka Anas yang merupakan Ketua Ikatan Keluarga As’adiyah (IKAKAS) Kota Makassar.

Diskusi ini dipandu langsung Dewan Pembina Hipermawa Kom Bola, Takdir Khair, yang juga dosen tetap Institut Parahikmah Indonesia (IPI).

Ketua Umum Hipermawa Kom Bola, Abdul Wahid Sudirman, mengatakan acara ini digelar sebagai pembelajaran bagi mahasiswa agar bisa bersaing di era industri 4.0.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi persiapan bagi teman-teman kedepannya agar dapat melihat prospek untuk bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

Hamka Anas dalam materinya menyampaikaan di era industri 4.0, mahasiswa dituntut fokus melihat dan menyusun strategi dengan memanfaatkan media sosial.

“Sukses harus dimulai dari sekitar kita, karenanya kita harus jeli melihat barang apa yang memiliki tingkat permintaan tinggi. Mulailah dari kalangan kita sendiri, termasuk teman dan keluarga. Makanya, harus jeli melihat peluang yang terbuka dalam melakukan pemasaran serta bagaimana pemanfaatan medsos,”ungkap Hamka.

Sementara Dr Sukri Syamsuri, mengaku sangat mengapresiasi mahasiswa yang bisa memanfaatkan perkembangan teknologi untuk melakukan kegiatan bisnis di era industri 4.0.

“Sering saya ditawari barang dari mahasiswa saya, yang sistem penjualannya dilakukan dengan penggunaan teknologi yang baik. Hal-hal seperti ini tentu wajib kita apresiasi,” kata Dr Sukri, Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah (UNISMUH) Makassar ini.

Merangkum materi dari kedua narasumber, moderator Takdir Khair menambahkan di era sekarang mahasiswa harus memiliki keunggulan dan bisa dilirik.

“Nah, untuk bisa dilirik tentunya bagaimana mahasiswa bisa menciptakan barang yang unik atau baru sehingga bisa bersaing dan diminati konsumen,” tutupnya.(Agus)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange