Halo Daerah

Ini Alasan, Wajo Layak Raih Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Pemuda

Ketgam: Kadispora Wajo, Drs Fachrudin saat menemui Asisten Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenpora di Kantor Kemenpora RI di Jakarta.

HALOSULSEL.COM, WAJO — Sukses Kabupaten Wajo meraih penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Layak Pemuda di momen Hari Sumpah Pemuda dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menuai kontroversi.

Presiden Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu, Arianto Ardi, menilai anugrah yang diterima Pemerintah Kabupaten tidak tepat.

Alasannya? Dinas Pemuda dan Olahraga yang mengurusi pemuda di Wajo, tidak melakukan satu pun program yang menunjang kepemudaan.

“Bahkan, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wajo dilingkupi sejumlah masalah. Seperti, realisasi pemberian hadiah kepada pemenang Wajo Enterpreneur Expo serta dugaan indikasi rasuah dana Paskibra Kabupaten Wajo 2019,” kata Arianto Ardi dikutip dari tribuntimur.com.

Menanggapi tudingan tersebut, Kadispora Wajo, Drs Fachrudin pun angkat bicara terkait pemberitaan tersebut.

“Ini perlu kami luruskan supaya masyarakat tahu persoalan yang sebenarnya. Karena hari ini, kami sudah menemui langsung Asisten Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenpora RI terkait realisasi pemberian hadiah kepada pemenang Wajo Enterpreneur Expo tersebut,” kata Fachrudin, Selasa (29/10/2019).

“Insya Allah pencairan sedang berproses, ada mekanisme sedang berjalan apalagi jumlah pemenang lebih 1.000 orang se Indonesia,” tambah Fachrudin usai menemui Asdep Bidang Kewirausahaan Kemenpora di ruangannya.

Lanjutannya, Informasi pencairan dana ini juga sudah dikirim ke masing-masing email pemenang.

“Silahkan di kroscek ke pemenang jika ada yang pertanyakan. Kuncinya dibutuhkan kesabaran, toh para pemenang juga sudah sabar menunggu proses yang berjalan,” jelasnya.

Menurut dia, kebijakan program kepemudaan di Kabupaten Wajo sudah sangat banyak dilaksanakan, termasuk pengesahan Perda Kepemudaan merupakan penilaian yang paling tinggi dari Kemenpora.

“Makanya, ini juga menjadi salah satu alasan sehingga Wajo Layak Mendapatkan Penghargaan Kab/Kota Layak Pemuda kategori Utama dari Kemenpora,” tegasnya.

Adapun terkait terkait adanya dugaan penyelewengan dana sewa gedung dan transportasi Paskibraka yang dilakukan Dispora hal itupun telah diklarifikasi sebelumnya.

“Itu semua tidak benar, peserta Paskibraka menerima sesuai dengan yang ditanda tangani, kemudian sewa gedung diterima setelah potong pajak. Semau sudah sesuai aturan, untuk lebih jelasnya langsung kroscek ke Kantor Dispora,” tutup Kadispora Kabupaten Wajo. (*/rls)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange