Halo Daerah

Kisruh Pasar Siwa, Ini Fakta yang Ditemukan Wabup Amran

Foto: Wabup Amran SE, disampingi Ketua Organisasi Pedagang Pasar Siwa H Rukman Nawawi bersama Kordinator Pasar Kacamatan Pitumpanua Anton, melakukan pendataan ulang pada pemilik lods dan ruko di Pasar Siwa.

HALOSULSEL.COM, WAJO — Kisruh Pasar pembagian Lods dan Ruko di Pasar Siwa Kecamatan Pitumpanua, mulai menemukan titik terang.

Hal itu setelah Wakil Bupati Wajo H Amran SE, melakukan pendataan langsung kepada para pemilik lods dan ruko di pasar tersebut, Rabu (14/08/2019).

Pada pendataan itu, wakil bupati yang didampingi Ketua Organisasi Pedagang Pasar Siwa H Rukman Nawawi bersama Kordinator Pasar Kacamatan Pitumpanua Anton, ditemukan fakta adanya pedagang yang memiliki tempat ganda.

“Ada yang sudah memiliki lods tapi dapat juga ruko. Makanya kita data ulang untuk ditertibkan,” kata Amran SE.

Ketgam: Wabup Wajo, H Amran SE nampak bernegosiasi dengan salah satu pedagang yang memiliki tempat ganda di Pasar Siwa, Mujahidin.

Sebagai solusi, Wabup Amran memberikan pilihan memilih salah satunya, tidak boleh ganda.

“Jadi kita kasih waktu satu minggu pada pedagang yang memiliki dua tempat untuk memilih salah satunya. Mau ruko atau lods, mereka harus merelakan salah satunya,” tegasnya.

Adapun nantinya tempat yang dikembalikan tersebut, Pemda akan membagikan kembali kepada pedagang korban kebakaran tahun 2002 yang punya SK yang belum memiliki tempat jualan.

Sementara Ketua Organisasi Pasar Siwa, H Rukman Nawawi dihubungi mengatakan bahwa, setelah dilakukan pendataan bersama Wabup, ada beberapa pedagang telah mangaku menyerahkan ruko dan ada juga menyerah Lodsnya.

“Iya, sudah ada pedagang yang siap menyerahkan ruko dan lodsnya kembali, namun begitu, pedagang berharap ada ganti rugi,” ujarnya.

Pasalnya, kata Rukman, sejumlah pedagang telah merehab dan memperbaiki lods yang tempati.

Senada, salah satu pedagang Pasar Siwa Mujahidin, mengaku telah memperbaiki lods yang tempati. Adapun biaya yang dikeluarkan diantaranya, biaya pemasangan KWh (listrik), lantai keramik, pintu besi dan Platfon.

“Tentunya kami sangat berharap, Pemkab juga mau mengerti, dengan memberikan ganti rugi perbaikan dari lods atau ruko yang dikembalikan itu, karena kami telah mengeluarkan biaya untuk merehabnya,” harapanya. (Busyairi)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange