Halo Daerah

Pembagian Ruko Pasar Siwa Akan Ditinjau Ulang, Wabup: Saya Minta Pedagang Jangan Dulu Menjual

Foto: Waki Bupati Wajo H Amran SE, saat meninjau Pasar Siwa

HALOSULSEL.COM, WAJO — Polemik yang mendera pembagian ruko di Pasar Siwa Kecamatan Pitumpanua menutut Pemerintah Kabupaten Wajo mengambil sikap tegas.

Sebagai langkah awal, Wakil Bupati Wajo, Amran SE, mengaku telah meminta para pedagang yang berjualan di ruko Pasar Siwa untuk sementara tidak berjualan dulu.

Mengingat, pembagian ruko di Pasar Siwa perlu ditinjau ulang, ditambah belum adanya Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) terkait hal tersebut.

“Saya bilang, sebelum ada aturan konkrit, jangan dulu menjual. Waktu saya turun tinjau, saya larang menjual dulu,” ujar Amran SE, Rabu (15/5/2019) kemarin.

Apalagi saat ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo sementara melakukan revisi terhadap Perda pengelolaan pasar dan penarikan retribusi pasar di Komisi II.

Olehnya, Amran SE pun menegaskan, bila ada yang melanggar atau sudah berjualan di ruko Pasar Siwa, sebaiknya keluar. “Kalau ada melanggar, harus keluar,” tegasnya.

Diketahui, dari 70 ruko yang ada di Pasar Siwa, sebagian telah terisi dan bahkan telah ditempati menjual oleh sebagian pedagang.

Artinya, ruko yang dibangun pemerintah daerah untuk meningkatkan PAD Kabupaten Wajo tentu memiliki retribusi.

Sayangnya, belum selesainya Perda pengelolaan pasar dan penarikan retribusi pasar jadi soal. Amran pun menyebutkan, belum ada target yang ditentukan untuk pasar yang pernah terbakar 17 tahun silam di Kecamatan Pitumpanua tersebut.

“Untuk target belum kita tentukan karena semrawutnya data yang ada,” katanya. (*)

Editor : One

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange