halohot

Perampok Gasak 2 Ton Beras Milik Pedagan di Siwa, Mobil Pelaku Terekam CCTV

Gardu beras milik Sellimin yang digasak maling, di Jalan Cempadak Kelurahan Siwa Kecamatan Pitumpanua, Wajo. (Foto: B Busyairi)

HALOSULSEL.COM, WAJO — Sebuah kios (gardu) tempat berjualan beras di Jalan Cempadak Kelurahan Siwa Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo, tepatnya di belakang Pasar Siwa, digasak maling, Senin (24/6/2019) dini hari.

Adapun kios tersebut diketahui milik salah satu pedagang beras yang bernama Sellimin (43) warga Jalan Pisang Kelurahan Siwa.

Kepada Halosulsel.com, Sellimin mengaku, baru mengetahui kejadian tersebut saat hendak membuka gardu ukuran 4X5 yang juga merupakan tempat berjualannya saat pagi hari.

“Saat hendak membuka gardu, saya langsung kaget, karena beras yang ada dalam gardu hilang,” ujarnya.

Lanjut korban, ada sekitar 40 sak beras ukuran 50 kg (2 ton beras) yang dicuri. padahal kata dia, beras tersebut baru kemarin dibeli untuk dijual kembali.

“Ada 40 sak yang ukuran 50 kg yang hilang. Harga persaknya Rp 450-500. Kalau ditotal sekitar 20 jutaan,” ungkap Sellimin.

Sellimin menambahkan, bahwa perampok tersebut menggunakan mobil, karena ada salah satu CCTV yang sempat merekam di sekitar lokasi. Kejadiannya Senin dini hari sekitar pukul 02.30 Wita.

“Kasus ini sudah saya laporkan ke Polsek Pitumpanua. Semoga polisi segera mengusut tuntas, agar pelaku cepat terungkap,” harapnya.

Akibat dari peristiwa ini, beberapa pedagang yang ada di Pasar Siwa pun mengaku ikut was-was, terutama menyangkut keamanan pasar dan lingkungan disekitar pasar Sentral Siwa.

“Ini bukan kali pertama terjadi, tapi sudah beberapa kali. Barang kami juga pernah hilang di dalam pasar, seperti ikan, jangung manis dan lainnya. Ini mesti menjadi perhatian serius, terutama bagi pihak keamanan dan koordinator pasar. Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” imbau H Amin, salah satu pedagang Pasar Siwa.

Terpisah kordinator pasar Sentral Siwa Anton, yang dihubungi via telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut, tapi menurut dia, kejadian tersebut di luar dari tanggung jawabnya.

“Karena lokasinya bukan di pasar, akan tetapi di luar lokasi pasar, seberang jalur dua, tepatnya di jalan cempedak sebelah selatan Pasar Siwa,” terangnya.

Laporan : B Busyairi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange