Advertorial

Rakor Penyesuaian Data dan Informasi RPJMD 2019-2024, Pammase Ingin Wajo Jadi Smart City

HALOSULSEL.COM, WAJO — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Wajo menggelar Rapat Koordinasi Fungsi Data dan Informasi RPJMD 2019-2024, di Aula Bappeda Kabupaten Wajo, Kamis (16/05/2019).

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Kabupaten Wajo, Andi Pallawa Rukka mengatakan, fokus terbesar dari RPJMD ini diambil dari faktual, tentang apa yang dimiliki sekarang ini.

“Faktual ini meliputi penyisipan data. Data yang ada di faktual ini sangat penting karena merupakan langkah atau kegiatan apa yang akan dlakukan 5 tahun kedepan. Sehingga masukan dari OPD sangat berperan dalam penyusunan RPJMD ini,” kata Andi P Rukka.

Ketgam: Rakor Penyesuaian Data dan Informasi RPJMD 2019-2024, yang diikuti para pimpinan OPD Kabupaten Wajo.

Sementara Bupati Wajo, Dr H Amran Mahmud, menyampaikan dari 25 program Pammase, harus diukur mana program yang bisa tercapai dan tidak. Misal program 1000 km jalan mantap, mencetak 10 000 interpreneur untuk menciptakan wirausahan mandiri demikian juga program sektor pendidikan.

“Kita berharap ada data yang aktual, up to date, agar semua program bisa terukur capaian-capaiannya. Sehingga apa yang akan dilakukan 5 tahun kedepan dapat terwujud,” harap Amran Mahmud.

Lanjut Bupati ketika ada data yang valid maka  semua stackholder bisa bekerja dengan mudah serta dapat mempersiapkan program kedepan.

“Ini penting dan wajib, kita tidak bisa menghindar dari ini, apalagi Pemkab Wajo ingin wujudkan Smart City sehingga, sangat bagus kalau ada data yang bisa terbaca, kita tak perlu lagi mencari OPD bersangkutan bila ada sesuatu yang kita dicari, karena semua sudah terkoneksi dengan baik di Smart City,” terangnya.

Senada Wakil Bupati Wajo H Amran SE, menambahkan jika ingin Wajo maju dan sejahtera, kedepannya apa yang akan dilakukan tidak akan terlepas dari sistem, mendokumentasikan data daerah menjadi informasi dan sebagai bahan dalam pengambilan keputusan.

Sehingga dia berharap OPD yang datanya masih kosong, dapat memasukan data program apa yang akan dilakukan 5 tahun kedepan sebelum hari H, Begitu halnya dengan penyusunan RPJMD tidak boleh lepas dari 3 elemen yaitu ekonomi, sosial budaya dan Lingkungan hidup.

“Kita kerjasama lintas sektor, intinya data tersebut tidak mengabaikan waktu yang ada, jangan pas diminta baru kasak kusuk mencari, data harus valid,” tegas Amran SE. (Rah/adv-Humas Pemkab Wajo)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange