Halo Budaya

Tanamkan Nilai Islami, Komunitas Kallolona Black Path Desa Liu Gelar Lomba Keagamaan

HALOSULSEL.COM, WAJO — Untuk menanamkan nilai-nilai islami pada anak-anak dan remaja kampung, sekelompok pemuda di Desa Liu Tarumpakkae Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo yang menamakan diri “Komunitas Kallolona Black Path” menggelar lomba keagamaan dan lomba adzan tingkat Desa Liu di Masjid Al-Djabbar.

Ketua Komunitas Black Path, Sholeh Hamdan mengatakan lomba tahunan yang pertama kalinya dilaksanakan ini bertujuan meningkatkan rasa kebersamaan dan mendorong anak anak dan remaja yang ada di kampung untuk terus mengerjakan sholat berjamaah di Masjid.

“Kita juga berharap kegiatan ini bisa menggali potensi anak-anak kita. Sehingga kedepannya mereka tidak lagi ragu-ragu dan malu mengumandangkan adzan di masjid,” harapnya.

Selain lomba adzan, para anak-anak juga ditantang menghafal minimal 10 surah pendek dan panitia menyediakan door prize dan hadiah menarik buat peserta dan pemenang lomba.

“Kepada semua donatur yang mendukung acara ini, kami ucapkan banyak terima kasih. Semoga apa yang disedekahkan mendapat pahala yang berlipat, serta dimudahkannya segala urusannya,” tutur Hamdan.

Sementara pembina Black Path, Abdul Kadir mengaku sangat bersyukur karena berkah swadaya yang dikumpulkan daei pemuda black path yang ada di perantauan kegiatan ini bisa terlaksana.

“Kegiatan ini adalah swadaya dari masyarakat dan pemuda Desa Liu yang sukses di perantauan dan punya kepedulian pada kampung halaman,” ungkapnya.

Sementara salah satu putra daerah, Akbar gunawan yang juga dikenal sebagai mediator fakir miskin dan anak yatim At-taubah Pasar Sentral Sengkang Kabupaten Wajo, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Kallona Black Path.

Diapun berharap kedepanya kegiatan ini terus berkesinambungan sehingga seluruh generasi yang ada di kampungnya (Tarumpakkae Desa Liu) bisa terdidik akhlaknya sejak dini.

“Karena keyakinan saya masih banyak generasi seperti saya yang punya potensi untuk gemar berbuat sosial. Semoga komunitas black path ini bisa membuat program program yang bersifat sosial dan mendidik, dan tentu kami siap mendukung,” ujar ustadz Akbar sapaan akrabnya.

Diketahui, komunitas Komunitas Kallolona Black Path mulai dikenal setelah setelah sebelumnya melakukan aksi kemanusiaan untuk Korban Gempa Sul-Teng.

Komunitas inipun terus bergerak menggalang pemuda-pemuda kampung di desa tersebut untuk membuat kegitan-kegiata sosial dan positif lainnya untuk membina dan mendidik anak-anak di Desa Liu Tarumpakkae. (Red)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange