Halo Budaya

Tebar Kebahagiaan di Hari Pahlawan, Masjid At-taubah Pasar Sentral Sengkang Berbagi dengan Ibu Sune

HALOSULSEL.COM, WAJO — Rasa haru penuh bahagia terpancar dari raut muka Sune (50), seorang ibu rumah tangga di dusun Palaguna, Desa Lempa Kecamatan Pammana.

Pasalnya, di hari bersejarah Hari Pahlawan 10 November ini, Mediator aksi sosial Masjid At-taubah Pasar Sentral Sengkang, Ustadz Akbar Gunawan secara khusus menyambangi rumahnya dan memberikan santunan dari para dermawan Masjid At-taubah Pasar Sentral Sengkang.

Kepada HALOSULSEL.COM, Sune menceritakan, sejak ditinggal suami tujuh tahun lalu, dia harus berjuang sendiri demi menutupi kebutuhan sehari serta biaya sekolah anak-anaknya.

Apalagi Sune memiliki dua anak yang masih kecil. Anaknya yang perempuan saat ini masih duduk di bangku TK, sementara yang laki-laki sudah duduk di kelas III bangku Sekolah Dasar (SD).

Demi menghidupi kedua anaknya, Sune mengaku rela kerja apa saja, mulai dari mencuci hingga menapi beras tetangga. Itupun tidak setiap hari dan diapun tidak mematok upah.

“Saya kerja apa saja nak, yang penting halal dan bisa menutupi kebutuhan sehari-hari kami,” ungkap Sune dengan mata berkaca-kaca.

Ironinya, sang suami yang meninggal kerena sakit, tak banyak meninggalkan harta peninggalan untuk dia dan kedua buah hatinya.
Bahkan rumah yang satu-satunya menjadi peninggalan sang suami pun telah roboh. Beruntung ada sanak keluarga yang memberinya tumpangan itupun jauh dari kata layak.

“Saya hanya tinggal di rumah orang, meski keadaannya seperti ini, tapi saya sudah sangat bersyukur ada tempat berlindung bersama anak-anak,” kisahnya sambil membelai kepala anak-anaknya.

Janda dua anak inipun mengaku sangat bersyukur ketika tim mediator Masjid At-taubah menyambangi kediamannya dan memberi santunan bulanan.

“Selama ini saya hanya dapat bantuan raskin dari desa. Tak pernah dapat bantuan-bantuan sosial seperti ini sebelumnya. Terimakasih banyak nak,” tuturnya.

Sementara Mediator Masjid At-taubah Ustadz Akbar Gunawan usai memberikan santunan mengaku sangat tersentuh dengan kisah hidup Sune. Apalagi ketika melihat dua anaknya yang masih kecil-kecil.

“Dia perempuan yang luar biasa, pejuang rumah tangga, pejuang bagi anak-anaknya. Karena meski hidup dalam kesusahan dia tetap gigih menyekolahkan anak-anaknya,” ucapnya.

Mediator aksi sosial ini pun mengaku telah mendaftar nama Sune sebagai penerima santunan bulan dari Masjid At-taubah Pasar Sentral Sengkang.

“Alhamdulillah hari ini kita berbagi bersama Ibu Sune dan memberikan santunan untuk keperluan hidup dan uang untuk biaya perlengkapan sekolah kedua anaknya,” jelas Ustadz Akbar.

Selain di Palaguna, pembagian santunan untuk anak yatim juga dilakukan di Lampajo-Sumpabaka Desa Pasaka. Disana terdapat 40 lebih rumah tangga yang diberikan santunan bulanan.

“Terimakasih kepada segenap dermawan yang telah mempercayakan sedekahnya pada kami, Semoga rezekinya selalu ditambahkan dan Insya Allah akan diberikan keberkahan hidup berkat doa anak yatim dan para penghafal Alquran,” tutupnya.

Laporan : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange