Advertorial

Tingkatkan Kesejahteraan Petani Rumput Laut, Ini yang Akan Dilakukan Pemkab Wajo

HALOSULSEL.COM, JAKARTA — Kabar baik bagi para petani rumput laut di Kabupaten Wajo, pasalnya rumput laut akan dikembangkan dan dikelola secara teknologi mulai dari hulu ke hilir. Mulai dari proses tanam sampai dengan industri pengolahan.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Wajo, H Amran SE, usai mengikuti kegiatan seminar nasional terkait pengembangan Industri Rumput laut yang dilaksanakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dalam hal ini Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, di Jakarta Pusat, Rabu (10/07/2019).

“Kabupaten Wajo salah satu penghasil rumput laut terbesar di Sulsel setelah Takalar dan Jeneponto. Tentu jika potensi ini dimaksimalkan outputnya, lapangan pekerjaan bisa terbuka,” kata Amran SE.

Apalagi lanjutnya, rumput laut saat ini menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat Wajo. Produksi terbesar ada di Kecamatan Sajoanging dengan produksi mencapai 128.070,89 ton pertahun, Pitumpanua 114.390,33 ton pertahun Kecamatan Keera 92.578,78 disusul Takkalalla, Bola dan Penrang.

“Kita akan berikan peningkatan pemahaman kepada masyarakat untuk bersinergi dengan pusat. Apalagi adanya road map pemerintah pusat yang Insya Allah Kabupaten Wajo akan jadi prioritas,” tandasnya.

Untuk diketahui acara seminar nasional yang mengangkat tema “Sinergitas Implementasi Kebijakan Pengembangan Industri Rumput Laut Nasional” dihadiri oleh Wakil Bupati Wajo H. Amran SE didampingi Kadis Perikanan Ir Nasfari.

Seminar ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan nilai tambah komoditas rumput laut melalui pengembangan Industri rumput laut nasional. (Adv)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange