Tajuk

Video Guru Dikroyok Siswa Viral di Medsos

screenshot

HALOSULSEL.COM — Video guru dikeroyok muridnya viral di medsos. Terlihat sekelompok siswa mengepung gurunya dan seolah saling tendang di dalam kelas.

Dalam video itu terihat seorang siswa mendorong sang guru, kemudian disusul siswa lain. Sang guru terlihat berusaha menghalau murid-muridnya dengan gerakan tendangan dan mengibaskan buku yang dipegangnya.

Dalam sekejap, video tersebut menyebar luas. Video itu telah sampai di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, mengatakan, staf pengaduan KPAI menerima kiriman 4 foto dan sebuah video guru dibully siswa, Minggu (11/11) sekitar pukul 13.50 WIB.

Menurut Retno, informasi tersebut dikirimkan melalui melalui media sosial KPAI. Diinfokan bahwa kejadian di salah satu SMK swasta di Kendal, Jawa Tengah.

“Video tersebut memperlihatkan seorang guru pria paruh baya menjadi sasaran bullying murid-muridnya, setidaknya ada lima orang siswa yang tampak mengarahkan tendangan ke arah guru tersebut sambil tertawa,” beber Retno dalam keterangan tertulisnya yang diterima pojoksatu.id, Senin, 12 November 2018.

KPAI menyesalkan viralnya video ini, karena identitas anak dan nama sekolah tidak diblur, sehingga diketahui publik secara luas.

Hal ini berpotensi kuat menimbulkan stigma negative terhadap sekolah dan para siswa lainnya yang bersekolah di SMK tersebut. Apalagi komentar netizen mayoritas negatif dan agak emosional setelah melihat video “guyonan” ini.

KPAI menghimbau kepada netizen untuk tidak lagi menyebarkan video tersebut, cukup berhenti di KITA saja, karena saat ini kasus dalam video tersebut sedang ditangani pihak sekolah dan akan dipantau prosesnya oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

“KPAI akan berkoordinasi awal melalui telepon dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah terkait kasus ini pada Senin, 12 November 2018, guna memastikan langkah penyelesaian dan jika diperlukan adanya program pembinaan terhadap siswa dan pihak sekolah oleh Pemerintah Provinsi dan OPD terkait,” tandas Retno.(int)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange