Halo Daerah

Akses Jalan ke Ponpes Al Hadi-Al Islami Memperhatikan, Warga Harap Perhatian Pemerintah

Ketgam: Kondisi jalan menuju Ponpes Al Hadi-Al Islami yang mengalami kerusakan parah.

HALOSULSEL.COM, WAJO — Kondisi akses jalanan menuju Pondok Pesantren Al Hadi-Al Islami di Desa Sogi Kecamatan Maniangpajo Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan semakin memperihatinkan.

Jalan yang berada tepat di pesisir saluran air irigasi yang menghubungkan area Bendungan Kelola dan Jalur Trans Sulawesi, mengalami kerusakan parah sepanjang kurang lebih 2 KM.

Jalur tersebut selain menjadi akses utama mencapai lokasi Pondok Pesantren Al Hadi Al Islami, juga digunakan masyarakat petani mengangkut hasil panen seperti jagung dan padi.

Dengan kondisi jalan seperti ini, tidak hanya bisa menghambat proses belajar dan mengajar para santri, tapi juga menghambat akses angkut hasil petrtanian.

Pembina Pondok Pesantren Al Hadi-Al Islami, Aksha sangat mengharapkan ada perhatian serius dari pemerintah, baik Pemda Wajo maupun Pemprov Sulsel. Bahkan dari Pusat karena kerusakan saat ini semakin parah sehingga sulit sekali dilalui dan rawan kecelakaan.

“Kita hanya butuhkan perbaikan berupa perkerasan jika memang belum bisa diaspal ataukah dibeton, agar akses ke Pondok Pesantren Al Hadi-Al Islami dapat dilalui dengan mantap,” harapnya.

Dia menambahkan, akses yang rusak membuat proses belajar dan mengajar di Pondok Pesantren Al Hadi-Al Islami menjadi terhambat. Pasalnya tenaga pendidik kesulitan, terkadang pakaian mereka kotor baru tiba di pondok Pesantren, bahkan ada yang kadang terjatuh karena kondisi jalan yang licin dan berkubang itu.

“Perkembangan Pondok Pesantren Al Hadi-Al Islami semakin terhambat jika tidak didukung oleh akses yang jalan mantap, jadi kami sangat berharap ada perhatian serius dari pemerintah,” pintanya.

Tak hanya pihak pesantren, warga yang sering memanfaatkan akses jalan tersebut juga berharap banyak kepada pemerintah agar jalan segera diperbaiki. Mereka mengaku kesulitan mengangkut hasil panen jika kondisi jalan terus menerus seperti itu.

Ditambah lagi kondisi jalan berkubang sapanjang jalan semakin hari semakin. mengalami kerusakan karena hujan yang terus menerus mengguyur.

“Kami kesulitan membawa hasil panen ataupun saat kami akan ke lokasi sawah, bahkan disana sering sekali terjadi kecelakaan kendaraan kami, saat mengangkut hasil panen karena kondisi jalan yang semakin buruk,” kata salah satu petani. (HN)

Editor: Rais

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2018 HALOSULSEL.COM.

To Top
error: Konten dilindungi !