halohot

Ayah dan Anak Keroyok Saudara Ipar di Wajo, Parang dan Tombak Ikut ‘Bicara’

Ketgam: Korban/tersangka Suardi mendapat perawatan intensif di RSU setelah mengalami luka sabetan parang pada bagian kepala, bahu belakang dan tangan.

HALOSULSEL.COM, WAJO — Perkelahian berdarah antara saudara ipar terjadi di Jalan Umi Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Kamis (27/2/2020) petang.

Informasi yang dihimpun dari jajaran Polsek Pitumpanua, penganiayaan timbal balik antara orang bertetangga, Wardi dan Rais tersebut dipicu persoalan sepele sejak lama.

“Wardi dan Rais ini bertetangga dan isteri korban/tersangka masih saudara kandung. Penganiayaan dipicu hanya permasalah sepele sejak dari dulu,” ungkap Kapolsek Pitumpanua, AKP Jasman Parudik.

Tapi saat terjadi perkelahian, lanjut Kapolsek Pitumpanua, Wardi dikeroyok oleh Rais dan anaknya yang bernama Baba dengan menggunakan senjata tajam.

“Rais menggunakan parang panjang sedangkan anaknya Baba menggunakan tombak. Sementara si Wardi ini, berdasarkan keterangan saksi di TKP menggunakan linggis,” tambahnya

Akibatnya, tersangka sekaligus korban Wardi mengalami luka pada kepala, bahu belakang dan tangan, sehingga terpaksa dirujuk ke RSU Belopa, setelah sebelumnya di rawat di RSU Siwa.

Adapun tersangka/korban Rais yang melarikan diri usai terjadi perkelahian mengalami luka berdarah pada kepala.

“Rais dan anaknya masih dalam pencarian, dia melarikan. Kita khawatirkan Rais ini kehabisan darah, karena belum didapat tempat persembunyiannya,” pungkas mantan Kapolsek Sajoanging tersebut. (Busyairi)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange