Halo Budaya

Bikin Haru, Ini Kisah Kakek Asal Wajo yang Dapat Bantuan Modal Gratis dari At-taubah Channel

Ketgam: Muhammad (65) warga desa Assorajang Kecamatan Tanasitolo yang mendapat bantuan modal gratis dari At-taubah Channel Peduli Wajo.

HALOSULSEL.COM, WAJO — Tangis Muhammad (65) pecah. Lelaki paruh baya ini tak mampu membendung air mata saat tim At-taubah Cannhel Peduli memberikan bantuan modal gratis padanya, Jumat (10/1/2020).

Warga Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo ini sudah 3 tahun diserang penyakit stroke. Separuh badannya mati rasa, bahkan saat akan menyalami tim At-taubah Cannhel, tangan kanannya bergetar terasa berat. Sehingga diapun terpaksa membantu dengan tangan kiri.

“Ini bagian kanan semuanya sudah mati rasa nak,” ucapnya sembari menitikkan air mata.

Namun meski hanya separuh badan yang bisa digerakkan, kakek dua cucu ini tak mau berpangku tangan. Diapun setiap hari membantu istrinya memintal benang.

Upahnya juga tak seberapa, hanya Rp 25 ribu persatu gulungan benang. Untuk menyelesaikan satu gulungan benang, dia dan istrinya harus bekerja dari pagi sampai malam. Itupun jika dinamo pemintal benang yang digunakannya tidak macet-macet.

Dari hasil itu, sebagian dia gunakan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, dan sebagian lainnya untuk membiayai dua cucunya yang masih duduk di bangku SD.

“Ibunya meninggal saat umurnya masih 9 bulan, ayahnya merantau, jadi dia tinggal bersama saya,” sambil menunjuk salah satu cucu perempuannya yang masih berumur sekitar 7 tahunan.

Melihat kondisi hidupnya, At-taubah Channel Peduli pun memberikan bantuan alat pemintal benang yang dilengkapi dua mesin dinamo.

“Kek, ini bantuan yang kami berikan dari para dermawan yang peduli dengan kehidupan kita. Semoga ini bermanfaat dan bisa membantu meringankan pekerjaan kakek dan nenek,” kata Mediator Anak yatim dan Fakir miskin, Akbar Gunawan, sambil menyerahkan bantuan yang berasal dari para donatur tetap, dan juga pengusaha di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo.

“Sungguh apa yang dialami kakek ini menjadi inspirasi kehidupan bagi kita. Karena meskipun dia diberi cobaan berupa penyakit, dia tetap sabar menjalaninya. Lebih-lebih dia tidak ingin berpangku tangan dengan hanya berdiam diri di rumah,” tambahnya.

Ketgam: Jukarno Warga Desa Assorajang Kecamatan Tanasitolo yang mendapat bantuan modal gratis, berupa alat cukur dari At-taubah Channel Peduli.

Selain kakek Muhammad, dua warga Deaa Assorajang lainnya, yakni Imati (50) dan Jukarno (45) juga mendapatkan bantuan modal dari At-Taubah Channel Peduli Wajo.

Untuk Imati, dia juga mendapatkan bantuan alat pemintal benang. Sementara Jukarno mendapat bantuan modal berupa alat cukur.

Jukarno adalah salah satu keluarga prasejahtera yang baru bergelut dalam usaha pangkas rambut, tapi usaha yang dibangun di sebuah gubuk kecil itu, berhenti karena alat cukur satu-satunya yang dimiliki rusak dan tak cukup modal untuk menggantinya.

“Alat cukurnya rusak, makanya kita bantu satu set alat cukur dan peralatan yang dibutuhkan lainnya, agar dia bisa memulai usahanya kembali,” katanya.

Ketgam: Tim At-taubah Cannhel Peduli memberikan bantuan modal usaha gratis pada Imatti, salah satu warga kurang mampu di Desa Assorajang Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo.

 

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban mereka. Dan untuk para donatur terimakasih telah mempercayai kami menyalurkan sumbangannya,” tutur Ust Akbar sapaan akrabnya, Jumat (10/01/2020).

Ust Akbar berharap, dengan adanya kegiatan “Sedekah Jumat” ini banyak dermawan-dermawan yang ada di Indonesia bergerak hatinya untuk bisa membantu para kaum dhuafa dan lainnya.

Sekedar diketahui, program “Sedekah Jumat” yang digagas At-Taubah Channel Peduli Wajo ini sudah berjalan selama 10 bulan, yang pembinanya yakni Kanit Reskrim Polsek Tempe, Iptu Candra Said Nur.

Bila anda memiliki kelebihan rezeki dan hendak menyisihkannya, anda dapat menyalurkannya di nomor rekening 504601000359503 (BRI) atau 0445326618 (BNI) atas nama Muhammad Akbar Gunawan. Atau dapat menghubungi melalui nomor ini 0821 – 8848 – 9770.(*/red)

Editor: Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange