HALOSULSEL.COM, MAROS -- Akibat intensitas curah hujan yang tinggi membuat beberapa wilayah di Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Maros terendam banjir. 

Intensitas curah hujan hingga Jumat siang (21/1/2022) masih terpantau tinggi. Ditambah dengan angin kencang, membuat 7 kecamatan di Kabupaten Maros terendam banjir.

Dihubungi via whatsap, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros, Muh Fadli mengatakan, akibat cuaca ekstrem beberapa kecamatan terdampak banjir dan yang terparah berada di Kecamatan Maros Baru.

"Dari laporan anggota di lapangan, ada beberapa tempat yang banjir, cuman tidak separah Desember tahun kemarin. Sekitar 7 kecamatan yang terdampak banjir, ketinggiannya bervariasi, yang banjir di 7 kecamatan itu juga di tempat-tempat tertentu," jelasnya.

Melihat kondisi cuaca yang ekstrim ini, BPBD Maros menghimbau agar masyarakat selalu waspada. 

"Masyarakat kalau beraktivitas di luar rumah sebaiknya berhati-hati. Harus jaga kebersihan lingkungan, hentikan buang sampah sembarang yang bisa menyumbat aliran air," bebernya. 

Bila ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan dan evakuasi, Kepala BPBD mengungkap, secepat mungkin menghubungi nomor hotline BPBD yang telah disebar luaskan.

"Kami sudah menyebar nomor hotline BPBD. Apabila ada masyarakat yang harus dievakuasi, silahkan secepatnya menghubungi BPBD," tutupnya.

Sekedar diketahui Hujan lebat disertai angin kencang sudah 3 hari melanda wilayah Sulawesi Selatan salah satunya yakni di Kabupaten Maros.