Keterangan Gambar : Ilustrasi (net)


HALOSULSEL.COM, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menarik dua pecahan uang rupiah dari peredaran, seiring dengan terbitnya Peraturan Bank Indonesia (PBI) 24/15/PBI/2022, terhitung sejak 30 Agustus 2022. 

Mengutip keterangan resmi bank sentral, Kamis (1/9/2022), dua jenis pecahan rupiah yang ditarik adalah uang rupiah khusus seri demokrasi pecahan Rp 300 ribu dan uang rupiah khusus seri presiden pecahan Rp 850 ribu.

BI menjelaskan, masyarakat yang memiliki URK tersebut bisa melakukan penukaran di Bank Umum terhitung sejak 30 Agustus 2022 sampai dengan 30 Agustus 2032, atau 10 tahun sejak tanggal pencabutan.

Penggantian atas Uang Rupiah Khusus Tahun Emisi 1995 yang dicabut dan ditarik dari peredaran sebesar nilai nominal yang sama dengan yang tertera pada URK dimaksud. Layanan penukaran juga dapat dilakukan di Kantor Pusat maupun Kantor Perwakilan BI sesuai dengan jadwal operasional dan layanan publik BI.(*)