HALOSULSEL.COM, WAJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) melakukan mutasi atau pengangkatan aparatur sipil negara (ASN) pada jabatan struktural, baik di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun perangkat daerah.

Sebanyak 39 orang pejabat dilantik dan diambil sumpahnya pada pelantikan kali ini, 7 orang diangkat dalam jabatan administrator setingkat jabatan struktural eselon III dan 32 orang dalam jabatan pengawas setingkat jabatan eselon IV.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, yang melantik dan mengambil sumpah jabatan para pejabat menyampaikan bahwa mutasi dan pengisian jabatan yang telah lowong selama beberapa waktu terakhir ini dilakukan berdasarkan mekanisme yang ada.

"Mutasi ini juga kita lakukan dengan mengacu pada regulasi yang ada serta mempertimbangkan aspirasi-aspirasi yang disampaikan kepada kami," ucap Amran Mahmud dalam sambutannya usai melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (6/6/2022).

Pada kegiatan yang turut dihadiri Kepala BKPSDM Wajo, Herman, bersama para kepala perangkat daerah dan camat ini, Amran Mahmud menjelaskan bahwa mutasi, selain bertujuan untuk penyegaran juga sebagai kebutuhan organisasi.

"Hal ini dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan program kerja guna kelancaran pelaksanaan tugas pemerintah, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat," ucap Amran Mahmud.

Amran Mahmud berharap kepada para pejabat yang baru dilantik agar meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat serta mampu memahami kondisi wilayah dan masyarakat. 

"Bekerjalah secara profesional, sesuai dengan tupoksi masing-masing. Tetap jaga kekompakan, jaga hubungan baik antara bawahan dan atasan sehingga tercipta iklim kerja yang baik dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat," pesannya.

Dari 32 pejabat eselon IV yang dilantik, ada 8 yang menduduki jabatan lurah yaitu, Muhammad Aditya Utama Putra (Lurah Watalipue), Sutarno W. (Lurah Wiringpalennae), dan Ahsan (Lurah Salomenraleng) masing-masing di Kecamatan Tempe.

Lalu, Ishaq (Lurah Baru Tancung) dan Mahmud Zuhdi (Lurah Pinceng Pute) di Kecamatan Tanasitolo. Kemudian, Ashar Sultan (Lurah Benteng) dan Harisah (Lurah Siwa) di Kecamatan Pitumpanua, serta Wira Prana (Lurah Gilireng) di Kecamatan Gilireng. (*)