HALOSULSEL.COM, WAJO  -- Pemerintah Kabupaten Wajo kembali mendapatkan bantuan pengembangan Sumber Daya Manuasia (SDM), khususnya pemberdayaan pemuda. Bantuan kali ini datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)  RI melalui Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda berupa Workhsop Sentra Pemberdayaan Pemuda.

Bupati Wajo, Amran Mahmud yang menghadiri langsung Workshop yang fokus pelatihannya Pembuatan Pewarna Alam dan Pencelupan Benang Sutera yang digelar di Hotel Sallo, Sengkang, Senina (5/12/2022).

Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan bahwa tidak mudah menghadirkan pemateri ahli atau tenaga profesional untuk membekali pemuda kita guna membangun pengrajin tradisional dan UMKM sebagai upaya mewujudkan salah satu dari 25 program kerja nyata, menciptakan 10 ribu wirausaha baru.

Amran Mahmud menuturkan bahwa upaya menciptakan wirausaha baru ini telah dimulai dengan pelatihan di tahun pertama masa pemerinthaannya. Pelatihan tersebut dengan dihadiri Asdep waktu itu dan peserta 700 orang. "Kemudian karena berkembang sehingga kita APBD kan dengan memberikan bantuan modal usaha kepada UMKM kita," ucapnya.

Amran Mahmud juga menjelaskan bahwa khusus untuk pengembangan persuteraan, Pemerintah Kabupaten Wajo mendapatkan dukungan dari Gubernur Sulsel untuk pengembalian kejayaan sutera."Insya Allah semua kita sementara terus berbenah, target kita tahun ini sudah tertanam murbei 2 juta pohon lagi. Kita juga sudah memiliki mesin pemintal tercanggih," ucapnya.

Amran Mahmud pun menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Kemenpora RI, khususnya melalui Deputi Pemberdayaan Pemuda dan Asisten Deputi Bidang IPTEK dan IMTAQ. "Kepada peserta juga agar mengikuti kegiatan ini dengan baik serta terus smengembangkan inovasi agar bisa bersaing di pasar modern" ucapnya

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, Faisal Abdullah yang membuka acara  lewat zoom meeting berharap agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan, khususnya mengembangkan nama besar Wajo yang terkenal dengan pengusaha dan suteranya.

"Saya juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak sempat hadir langsung. Padahal saya ingin sekali bertemu dengan Bapak Bupati yang sudah terkenal, bukan hanya di Wajo tapi di luar Wajo," ucapnya.

Sebelumnya, Asisten Deputi Bidang IPTEK dan IMTAQ Kemenpora RI, Amar Ahmad menjelaskan bahwa pelatihan yang dilaksanakan pada hari ini adalah buah perjuangan dari Bupati Wajo untuk pengembangan kewirausahaan dan kepemudaan. 

"Hanya ada dua di Indonesia yang mendapatkan pelatihan ini, pertama di Kabupaten Wajo yang dilaksanakan hari ini sekaligus mewakili Indonesia Timur dan kedua ada saerah di Pulau Jawa," pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Bidang Umum, Narwis, Kepala Dinas Porapar, Dahniar Gaffar, Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM, Ambo Mai serta para peserta dan undangan lainnya.(*)