Halo Politik

Gelar Rakerda, PKS Wajo Target 7 Kursi di Pemilu 2024

HALOSULSEL.COM, WAJO — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Wajo menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Gedung Glory Convention Center (GCC), Sengkang, Minggu (3/10/2021).

Tema Rakerda PKS Wajo kali ini adalah “Terus melayani dan membela rakyat ”.

Ketua DPW PKS Sulawesi Selatan, HM Amri Arsyid usai membuka kegiatan mengatakan, Rakerda hari ini bagian dari konsilidasi nasional mulai dari Dewan Pimpinan Tingkat  Pusat sampai Dewan Pimpinan Daerah.

Pada kesempatan itu, Amri Arsyid berpesan kepada kader PKS Kabupaten Wajo agar tetap semangat melayani dan membela rakyat.

Program-program yang disusun juga kata dia, harus beriorentasi kepada pembelaan rakyat, memperkuat internal dari 4 elemen baik dari kepala daerah dan anggota.

“Dan jangan ada terpecah pecah, solidkan baik luar maupun dalam karena itu modal utama PKS itu adalah proses membangun solidaritas seluruh anggota PKS,” katanya .

Anggota DPRD Wajo dari PKS, Arga Prasetya Ashar mengatakan, target Pemilu kedepan 7 kursi. Untuk itu, pihaknya mendorong agar para kader bekerja keras bersama sama.

Arga menjelaskan, bahwa target tersebut juga sejalan dengan salah satu rekomendasi Rakerda PKS Wajo tahun 2021 ini. Yakni, merekrut anggota PKS yang baru dan meningkatkan suara PKS pada Pemilu dan Pilkada tahun 2024 mendatang, minimal dua kali lipat raihan Pemilu sebelumnya.

“Kita memiliki potensi yang besar. Kalau dulu kita bisa mendapatkan 3 kursi, maka untuk Pemilu yang akan datang kita menargetkan 7 kursi. Bahkan, bukan tidak mungkin kita memperoleh hasil yang lebih baik, jika kita kerahkan potensi kebaikan yang ada,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Wajo, KH Agustan Ranreng menambahkan, bahwa rencana target tersebut akan diaplikasi menjadi karya nyata.

“Kami optimistis, rencana itu akan diaplikasikan menjadi karya nyata. Karena PKS Kabupaten Wajo didukung dan di kokohkan beberapa bidang,” ujarnya.

Menurut Agus, bahwa dari hasil Pemilu Legislatif tersebut, nantinya akan menjadi indikator pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang. Karena, menurut dia, bahwa untuk Pemilu 2024, ini akan berbeda dengan Pemilu sebelumnya.

“Jadi untuk Pemilu 2024, kita akan melaksanakan terlebih dahulu Pemilu Legislatif. Selanjutnya kita menggelar Pilkada. Sehingga, hasil dari Pemilu Legislatif tersebut, akan menjadi indikator untuk menentukan mengusung calon Bupati dan Wakil Bupati Wajo pada Pilkada 2024,” terangnya.

Jika hasil Pemilu Legislatif bisa meraih sesuai target, maka Pimpinan Pompes Darul Mukminin Doping ini menegaskan, PKS Wajo yang akan mengusung calon Bupati maupun Wakil Bupati Wajo dari kader internal. (Goban)

Editor: Rais

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2018 HALOSULSEL.COM.

To Top
error: Konten dilindungi !