Halo Indonesia

Hadiri Rakorwasdanas 2019, Wagub Sulsel: Inspektorat Harus Berperan Sebagai Konsultan dan Katalis

Ketgam: Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, saat menghadiri Rakorwasdanas 2019 di Solo

HALOSULSEL.COM, SOLO — Inspektorat Jendral Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Secara Nasional Tahun 2019 di The Sunan Hotel, Solo, Rabu (25/9/2019).

Rakor yang mengangkat tema “SDM Pengawasan Unggul Cegah Korupsi” dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Terdapat 3 poin yang ingin dicapai dalam Rapat Kordinasi tersebut, yaitu Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintan Daerah, pemuktahiran data tindal lanjut hasil pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah, dan evaluasi strategi nasional pencegahan korupsi.

Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi kepada 5 daerah kinerja terbaik tahun 2019 dengan sistem inovasi dan pelayanan di masing-masing Provinsi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kehadiran Wakil Gubernur Se- Indonesia. Kegiatan ini merupakan sebuah wujud dari Sinergi dan kolaborasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Secara khusus, kami mengapresiasi kepada Wakil Kepala Daerah, kehadiran saudara merupakan aktualisasi dari amanat kepada wakil kepala daerah dalam hal pengawasan.” ujarnya.

Hadi menyampaikan bahwa salah satu kunci keberhasilan tata kelola yang baik adalah efektivitas pengawasan Internal. Maka Pemerintah Pusat dan Daerah harus memiliki satu tujuan dalam menghadapi tantangan baik secara kuantitas dan kualitas.

“Dari 542 Pemerintah Daerah, baru 28 daerah yang telah menerapkan praktek profesionalitas yang menjadi salah satu syarat untuk keluar dari permasalahan itu adalah profesional. Semangat dari tema rakor ini menghadirkan Inspektorat daerah yang profesional, apik yang mampu mencegah terjadinya permasalahan.” Jelasnya.

Upaya yang harus dilakukan seharusnya mampu memberikan efek cegah yang difokuskan kepada aksi strategi nasional didalam pencegahan korupsi berupa sektor perizinan dan tata kelola, keuangan negara, penegakan hukum dan reformasi.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa Inspektorat harus tetap menjaga profesionalitas, Integritas dalam bahasa lain perlu penguatan fungsi Inspektorat.

“Inspektorat sekarang harus bisa berperan sebagai konsultan dan sebagai katalis. Sebagai konsultan, Inspektorat Jenderal sebagai  Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) diharapkan dapat memberikan masukan dalam pengelolaan sumber daya organisasi. Sedangkan sebagai katalis, berperan sebagai fasilitator yang mendorong perubahan ke arah yang lebih baik,” terangnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Sekjen Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo, dan Wakil Gubernur, KabupatenKota Se-Indonesia. (Ris/Ais)

Editor : Eka

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange