Advertorial

Jelang Hari Raya Idul Fitri Pemkab Wajo Gelar Rakor

HALOSULSEL.COM, WAJO — Jelang Hari Raya Idulfitri 1442 H, Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar rapat koordinasi bersama Polres Wajo, Kodim 1406/Wajo, serta Kemenag Wajo, Senin (3/5/2021).

Rakor tersebut, sebagai tindak lanjut dari Rakornas penegakan protokol kesehatan yang digelar Kemendagri.

Bupati Wajo, Amran Mahmud usai mengikuti Rakornas tersebut segera menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk segera melaksanakan Rapat Koordinasi sebagai tindak lanjut di tingkat Kabupaten Wajo.

“Setelah mengikuti rakornas bersama jajaran forkopimda dan stakeholder terkait, Pak Sekda langsung segera menindaklanjuti dengan rapat koordinasi di tingkat kabupaten dengan tetap berpedoman pada kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi,” katanya.

Rokornas tersebut, membahas kesiapan pemerintah dalam menegakkan protokol kesehatan jelang lebaran.

Sebab, berkaca pada kasus pandemi Covid-19 di India yang melonjak drastis, Indonesia tak ingin mengalami kasus serupa.

“Saya berharap agar seluruh masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan,” katanya.

“Kita jangan lengah, siapapun bisa berpotensi terpapar, apalagi dengan munculnya varian baru dari virus tersebut. Mari kita saling menjaga,” sambung Amran Mahmud.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Amiruddin menindaklanjuti instruksi Bupati Wajo dengan segera menggelar rapat koordinasi tindak lanjut.

“Hasil dari rapat koordinasi hari ini akan segera dirumuskan dalam bentuk Surat Edaran sebagai pedoman khusunya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H mendatang,” kata Amiruddin.

Segala hal dibahas terkait potensi kerumunan yang bisa saja menjadi kluster baru penyebaran virus corona.

Olehnya, mulai dari penyekatan kendaraan di daerah perbatasan atau larangan mudik, proses penyaluran zakat, pedoman halal bi halal, serta pedoman salat Id penting dibahas bersama.

Kementerian Agama RI juga telah mengeluarkan imbauan terkait pelaksanaan salat Id.

Bagi daerah yang kategori zona hijau atau zona kuning boleh menggelar salat Id di masjid atau di lapangan. (Humas)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2018 HALOSULSEL.COM.

To Top
error: Konten dilindungi !