Halo Daerah

Pak AJL Menyerap Aspirasi di Kampung Nelayan dan Petani Rumput Laut

HALOSULSEL.COM, WAJO — Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 161 huruf i, j, k disebutkan anggota DPRD mempunyai beberapa kewajiban. Diantaranya menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala, menampung dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat, dan memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya.

Olehnya itu, memasuki masa Persidangan I Tahun 2019/2020 Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Asrijaya A Latief (AJL) melaksanakan reses di Cenranae Kelurahan Akkajeng Kecamatan Sajoanging,Selasa (3/12/2019).

Pada kegiatan reses kali ini, pak AJL panggilan akrab Asri Jaya A Latief didampingi beberapa OPD, diantaranya Kadias Perikanan, Ir Naspari bersama Kabid Pengelolaan dan Pembudidayaan Ikan, Ir. A. Firdaus serta PPL Perikanan Kecamatan Sajoanging, Kabis Jasa Konstruksi, Dinas PU, Masriadi, ST, PPK dan PPL Dinas Pertanian Sajoanging, Kabid Industri Logam Dinas Perindustrian, Hj. Nurnaningsih Sarawa, Kabis Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Andi Satriani.

Turut hadir pula Camat Sajoanging,  Kapolsek Sajoanging dan Lurah Akkajeng.

Kehadiran OPD disamping melakukan Sosialisasi/Penyebarluasan Program dan Rencana Kegiatan pemerintah, juga memberi penjelasan terkait usulan ataupun pertanyaan dari konstituen.

Dengan demikian fungsi ini membawakan arus informasi timbal balik dari rakyat kepada pemerintah dan dari pemerintah kepada rakyat.

“Alhamdulillah, ada beberapa usulan masyarakat yang telah terealisasi di tahun 2019, diantaranya pekerjaan rabat beton di beberapa ruas jalan di ibukota Kecamatan Sajoanging dan desa/kelurahan lainnya,”

Tidak hanya itu lanjutannya, tambatan Perahu Nelayan, Pembangunan Pasar Jalang dan lainnya, serta bantuan Buku/Alat tulis kepada siswa di sejumlah sekolah di Kecamatan Sajoanging juga rutin dilaksanakan setiap awal tahun ajaran baru.

Sementara itu beberapa usulan/aspirasi masyarakat, diantaranya Pembangunan Jembatan Cenranae, rabat beton di beberapa ruas jalan di Kecamatan Sajoanging, bantuan kepada kelompok nelayan dan petani rumput laut, pembangunan talud untuk pelebaran jalan masuk kampung Nelayan/Kampung Toddang, akan terakomodir di tahun 2020.

Semua usulan ini dicatat dan kemudian dibuat dalam laporan pelaksanaan reses.
Dokumen reses tersebut akan diberikan kepada Kepala Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah maupun evaluasi bagi Kepala Daerah dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Reses adalah sebuah fasilitas resmi dari DPRD, moment penting dan strategis bagi rakyat untuk menyampaikan aspirasi dan solusi perbaikan hak hidup masyarakat.

Melalui reses, para wakil rakyat dapat mengetahui secara lebih detail kondisi masyarakat di daerahnya. Ini agar pelaksanaan program serta evaluasi pembangunan dapat dioptimalkan dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. (*/rls)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange