halohot

Polres Wajo Dalami Keterlibatan Polisi Luwu yang Diciduk Pesta Sabu di Siwa

Ketgam: Jajaran Polsek Pitumpanua saat mengamankan anggota Polisi asal Luwu bersama barang bukti, karena diduga terlibat pesta sabu di Kelurahan Siwa Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo

HALOSULSEL.COM, WAJO — Enam pemuda yang diciduk jajaran Polsek Pitumpanua lantaran diduga sedang asik nyabu di salah satu rumah di Jl Minangasadae, Siwa, Kabupaten Wajo, Selasa (7/1/2020) siang. Kini telah diserahkan ke Polres Wajo.

“Ke enam pelaku serta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Wajo untuk pengembangan lebih lanjut,” kata Kapolsek Pitumpanua, AKP Jasman Parudik.

Dari 6 orang tersebut, satu di antaranya adalah anggota Polri yang bertugas di Polres Luwu.

Dia adalah Briptu Sukardi (26). Lalu, ada juga dua orang bersaudara yakni Haris bin Busra (28) dan Lasanra bin Busra (24), yang diketahui adalah pemilik rumah.

Lalu, tiga pelaku lainnya adalah Sulkifli (39) asal Jl Tocamming Siwa, Takdir (32) asal Jl Minangasadae Siwa, dan Harif (34) asal Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu.

Ketgam: Keenam Pemuda yang diciduk Polsek Pitumpanua saat pesta sabu di Siwa Kabupaten Wajo.

Sementara Kasatres Narkoba Polres Wajo, AKP Ivan Wahyudi, mengaku masih mendalami adanya keterlibatan anggota Polri asal Polres Luwu yang ikut tertangkap dalam penggerebekan.

“Adanya anggota Polri yang ikut ditangkap itu masih didalami keterlibatannya, apakah sekedar menggunakan atau kepentingan lain,” kata Kasatres Narkoba Polres Wajo, AKP Ivan Wahyudi pada wartawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap bermula dari adanya laporan warga yang resah dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika di salah satu rumah di Jalan Minangasadae Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua.

“Awalnya dari info kalau rumah tersebut sering dijadikan anak muda tempat pesat sabu-sabu, saya kumpulkan anggota terus pimpin penggerebekan bersama Kanit Provos,” kata AKP Jasman, yang diketahui baru empat hari menjabat sebagai Kapolsek.

Selain mengamankan enam orang, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 8 saset kristal bening diduga sabu, 5 saset bekas pakai, satu alat isap atau bon, pirex, 2 korek api, 4 ponsel dan sejumlah uang tunai.

“Delapan saset kristal bening itu adalah milik Takdir, saat diintrogasi mengaku diperoleh dari Adi dan rencananya akan dijual,” katanya.

Adi sendiri, yang juga merupakan pemilik rumah yang masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Adapun ke enam pelaku terancam disangkakan pasal 114 ayat 2 juncto 112 ayat 2 dengan hukuman penjara 20 tahun atau hukuman mati. (Bus/Aby)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange