halohot

Rental 75 Mobil Lalu Digadaikan, Mahasiswa Asal Wajo Diringkus Polisi

Gambar Ilustrasi

HALOSULSEL.COM, MAKASSAR — MP (24) warga Bulu Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, diciduk Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar atas kasus penipuan dan penggelapan mobil rental.

Oknum mahasiswa jurusan akuntansi dari kampus swasta di Makassar ini, diduga telah menggelapkan hingga 75 unit mobil rental.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengatakan, pelaku telah mengadaikan puluhan kendaran roda empat yang merupakan kendaraan rental dari berbagai tempat di Kota Makassar.

“Pelaku ini tidak sendiri, dia gunakan KTP temannya. Modusnya itu merental mobil. Kemudian mobil tersebut digadaikan ke orang lain dengan harga bervariasi mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 20 juta,” kata Indratmoko dalam keterangan persnya, Selasa (17/9/2019).

Lanjutnya, dari pengakuan awal, pelaku mengaku hanya 64 unit, namun setelah didalami ada 75 unit. Dia mengadaikan mobil tersebut baik di dalam maupun di luar Kota Makassar.

Pelaku dalam menyakinkan pemilik rental mobil, awalnya dengan cara memberikan rasa kepercayaan kepada korbannya. Setelah ada rasa kepercayaan dari pemilik rental, pelaku pun mulai melancarkan aksinya.

“Jadi pelaku ambil kepercayaan dulu dari pemiliknya, nanti kedua dan ketiga pelaku sewa mobil lalu dibawa untuk digadaikan ke orang lain. Selain gadaikan mobil rental itu, pelaku juga merentalkan kembali,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan pelaku, bahwa dirinya telah melancarkan aksi penipuan dan penggelapan mobil rental ini sejak November 2018 lalu.

“Modusnya merental dan menggadai. Kita masih telusuri aliran uang dari hasil gadai mobil rental ini,” pungkasnya.

MP sendiri ditangkap Jatanras Polrestabes Makassar di BTN Makkio Baji, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu (13/9/2019) sekitar Pukul 22.00 Wita lalu. Saat ini, M tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Untuk barang buktinya masih kita cari, sementara yang sudah kita identifikasi dan inventarisir serta yang sudah dikembalikan ke pemiliknya ada 39 unit mobil. Kita masih mengali peran dari pelaku dan siapa-siapa rekannya saat melaksanakan aksinya,” bebernya.

Pelaku pun akan dijerat pasal 372 dan 378 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Red)

Editor : One

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange