halohot

Sudah Renggut Kehormatan Pacar, Pemuda di Wajo Ini Malah Ancam Sebar Video Mesum ke Ortu Korban

Ketgam: AG pemuda Asal Terumpakkae Desa Liu Kecamatan Majauleng, diamankan polisi karena kasus pencabulan anak dibawa umur.

HALOSULSEL.COM, WAJO — Malang nasib AS hubungan yang dirajut baru enam bulan dengan pujaan hatinya, hancur berantakan.

Ironinya, meski umur pacaran tersebut baru seumur jangung, AS telah mengorbankan segalanya untuk orang yang dicintainya itu. Tapi bukannya berujung indah, pengorbanan tersebut malah dimanfaatkan sang kekasih untuk memerasnya.

Kejadian tersebut terungkap, setelah kekasihnya AG diamankan oleh tim Resmob bersama unit PPA Satreskrim Polres Wajo (Rabu,27/1/2021).

Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Muh Warpa mengatakan, AG diamankan karena telah melakukan persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur ini.

Lanjut Muh Warpa, kejadian tersebut berawal saat korban AS yang telah berpacaran dengan pelaku AG selama 6 bulan itu,mulai terbakar api asmara.

“Nah, pada saat keduanya sudah terbakar api asmara ini, saat itulah AG meminta AS untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri,” ungkapnya.

Kata Kasat Reskrim, AG awalnya sempat menolak. Namun karena termakan bujuk rayu dari AG, AS pun akhirnya luluh, dan menuruti pemintaan sang sang pacar untuk melakukan hubungan terlarang.

Dari pengakuan pelaku, lanjut Muh Warpa, perbuatan keduanya dilakukan di rumahnya di Terumpakae Desa Liu Kecamatan majauleng Kabupaten Wajo, di bulan Oktober 2020 -Desember 2020.

“Mereka juga mengakui telah enam kali berbuat hal demikian,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muh Warpa menjelaskan, orang tua korban, sempat tidak mengetahui hubungan anaknya dengan pelaku.

Hubungan mereka baru terbongkar setelah pelaku memintai sejumlah uang dengan alasan memiliki video mesum dengan AS, dan mengancam akan menyebarkan video mesum anaknya itu jika permintaannya tidak dipenuhi.

“Merasa diperas, orang tua korban yang baru tau hubungan anaknya dengan pelaku ini, akhirnya melaporkan kejadian itu ke polisi,” tambahnya.

Penyidik unit IV Sat Reskrim Polres Wajo menerima laporan dari orang tua korban pun, langsung melakukan pemeriksaan saksi-saksi serta visum et revertum penyidik dan melakukan kordinasi dengan unit Resmob dan turun ke lapangan untuk melakukan penangkapan.

Tapi kata dia, pelaku tidak serta merta ditangkap, AS malah sempat kabur selama dua hari, sebelum akhirnya berhasil di amankan di rumahnya.

“Bahkan perugas sempat kejar-kejaran dengan pelaku saat mau diamankan. Pelaku juga mengantongi sebilah pisau dapur. Menurut keterangannya, pelaku membawa pisau tersebut untuk jaga-jaga,” terang Muh Islam.

Mantan Kasat Reskrim Polres Takalar ini menambahkan, meskipun pelaku beralasan melakukan hubungan badan suka sama suka, namun tetap tidak dibenarkan.

“Apapun alasan pelaku melakukan hubungan badan, tapi jika itu terhadap anak di bawah umur tidak di benarkan dalam undang-undang. Sekalipun mereka berpacaran kami akan proses dengan tegas apa lagi ada pemerasan yang dilakukan pelaku” tegasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku AG ini telah di bawa ke Mapolres Wajo. (rls/Red)

Editor: Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2018 HALOSULSEL.COM.

To Top
error: Konten dilindungi !