halohot

Tak Mau Dicap Keluarga Miskin, Sejumlah Penerima PKH dan BPNT di Wajo Mundur

Ketgam: Pemasangan Label "Keluarga Miskin" di rumah penerima manfaat bantuan PKH dan BPNT di Kabupaten Wajo.

HALOSULSEL.COM, WAJO — Sejumlah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (PBNT) di Kabupaten Wajo mundur.

Para penerima PKH dan BPNT ini memilih mundur karena tak mau rumahnya dilabeli “Keluarga Miskin” oleh petugas.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Wajo, saat dihubungi Halosulsel.com, via WhatsApp, Jumat (20/12/2019).

“Iya, ada beberapa warga yang menolak dipasangi label keluarga miskin di rumahnya. Cuma jumlahnya saya belum tahu pasti,” ungkapnya.

Meski belum merinci data dan daerah mana saja yang telah mengundurkan diri, namun sebagai konsukuensi, Andi Ismirar menegaskan, para penerima PKH dan BPNT yang menolak rumahnya dilabeli keluarga miskin tidak akan lagi menerima bantuan tersebut.

“Makanya petugas buatkan surat pernyataan, bahwa mereka menolak untuk terima bantuan tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut, mantan Camat Sabbangparu ini menyampaikan jika proses pemasangan penanda bagi penerima bantuan sosial ini sudah dilakukan sejak bulan November kemarin.

“Sudah ada beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Bola dan Keera yang telah dipasangi tanda penerima PHK dan BPNT. Rumahnya kita semprot cat dengan tulisan, Keluarga Miskin, Penerima Bantuan PKH dan BPNT,” tutupnya. (*/red)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange