halohot

Terlibat Bisnis Narkoba, Tiga Oknum Pegawai Rutan Makassar Ditangkap

Ketgam: Tim Satgas Kamtib Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, memperlihatkan barang bukti hasil sidak di Rutan Makassar

HALOSULSEL.COM, MAKASSAR — Tiga oknum pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Gunung Sari, Klas I Makassar diduga terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sul-Sel Taufiqurrahman, Sabtu 14 Desember 2019.

Dia mengatakan, sepanjang tahun 2019, sedikitnya ada tiga pegawai yang terpapar bisnis haram narkoba dalam Rutan.

“Tahun ini (2019), sudah ada 3 oknum pegawai Rutan yang ketangkap terlibat dalam peredaran narkoba,” beber Taufiqurrahman,

Taufiq membeberkan kasus ketiga pegawai rutan tersebut saat ini masih dalam proses. Tapi sudah pasti dipecat.

“Tidak ada toleransi, tindakan dan sanksi harus tegas harus dipecat.Ini juga sebagai shock
terapi bagi pegawai yang lain. Jangan sampai mereka ikut seperti kawannya ini,” tegasnya.

Pemecatan itu kata Taufiq, adalah bukti ketegasan Kemenkumham tidak memberikan ruang bagi oknum penegak hukum yang terlibat dalam bisnis peredaran barang haram. Apalagi telah mencoreng nama baik institusi.

Meski tidak disebutkan nama ketiga oknum yang terlibat dalam peredaran narkoba, namun hal ini makin memperkuat kabar bahwa di Rutan Makassar diduga kuat ada peredaran narkoba.

Hal itu pun dibuktikan dari hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh petugas gabungan dan berhasil menemuka sejumlah sachet kosong dan juga timbangan elektrik. Selain itu, petugas juga menemukan adanya barang diduga sabu.

“Jelas, kuat sekali dugaannya, ada peredaran. Terbukti adanya plastik kecil atau sachet yang diduga pembungkus sabu. Tapi saya belum bisa menyimpulkan, nanti di pihak Polri, apakah itu narkoba atau bukan. Tapi diduga, kemungkinan besar itu jenis sabu,” bebernya.

Masuknya barang haram ini didalam Rutan Klas I Makassar menjadi cambuk bagi pegawai. Para pegawai kecolongan sehingga akan dilakukan evaluasi. Karena tidak menutup kemungkinan, kata Taufiq, ada oknum pegawai yang terlibat sehingga barang-barang terlarang ini berhasil masuk ke kamar hunian Rutan Makassar.

“Barang yang ditemukan bisa masuk karena mereka itu lihai, dan tidak menutup kemungkinan juga biasanya oknum pegawai yang membantu. Makanya nanti ini, kami tindaklanjuti dan selidiki serta kita laporkan ke Polri agar ada pengembangan,” tutup Taufiq. (*/red)

Editor : Eka

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange