halohot

Tertangkap Basa Sikat Pukat, Dua Pemuda Ini Babak Belur Dihajar Nelayan di Wajo

Ketgam: Abdul dan Koppi yang dihakimi nelayan karena kedapatan mencuri pukat di Sungai Walennae Kelurahan Laelo, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.

HALOSULSEL.COM, WAJO — Apes nasib Abdul (30) dan Koppi (30), dua pelaku kasus pencurian pukat yang jadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap basah mencuri pukat ikan di Sungai Walannae di Kelurahan Laelo, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Rabu (13/5/20) kemarin.

Keduanya sempat dihakimi massa yang tergabung dalam komunitas nelayan 3 Kabupaten yakni Wajo, Soppeng dan Sidrap lantaran kesal karena banyaknya pukat yang hilang selama 2 bulan terakhir ini.

Beruntung salah seorang tokoh masyarakat masih berhasil menyelamatkan nyawa keduanya dan segera menghubungi polisi untuk mengamankan.

“Dia memang sudah lama dicurigai, sehingga saat kedapatan warga langsung mencari dan menghakimi keduanya. Tapi beruntung masih bisa saya bawa cepat naik di perahu dan segera menghubungi Polisi untuk diamankan,” kata Baharuddin Naje salah satu tokoh masyarakat setempat yang berhasil menyelamatkan nyawa pelaku.

Informasi yang dihimpun, peristiwa berawal saat Abdullah, salah seorang nelayan mendapati kedua pelaku nyaris membawa kabur pukat yang dipasangnya di sepanjang aliran sungai.

Harga pukat yang diincar itupun terbilang cukup mahal oleh nelayan, yakni sekitar Rp 3.750.000. Pukat dengan satuan 15 set dengan panjang diperkirakan 1000 meter ini dipasang buat mengais rezeki menjaring ikan sehari-hari.

Untungnya, korban saat itu turun memeriksa pukatnya. Namun, dia begitu kaget ketika memeriksa titik lokasi dipasangi pukat tidak lagi ditemukan. Sementara tidak jauh dari lokasi, korban melihat pelaku berada diatas perahunya bersama gulungan pukat.

Pelaku sendiri sempat menyangkal dengan mengaku baru juga membeli pukat. Namun, korban yakin dari tanda pelampung pukat yang tak lain adalah miliknya. Pelaku pun akhirnya mengembalikan pukat tersebut.

Namun apesnya, nelayan lain yang mendengar kejadian ini langsung berkumpul mencari pelaku, hingga keduanya babak belur dihajar nelayan.

“Jaring korban sudah dikembalikan setelah pelaku tidak bisa menyangkal. Namun, Kemudian nelayan langsung berkumpul dan mencari pelaku. Saat ditemukan, terjadilah aksi itu. Pelaku Salam ini katanya juga sudah lama dicari nelayan di Batu-batu, Soppeng. Karena juga dicurigai di sana,” terang Bahar.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tempe, Itu Chandra Said yang dihubungi membenarkan peristiwa tersebut, kata dia, saat ini pihak kepolisian masih mendalami dan melakukan pengembangan terkait adanya indikasi temuan di TKP lain.

“Betul, kemarin terduga pelaku kami amankan setelah sempat diamuk massa nelayan. Saat ini kami masih melakukan pengembangan terkait kasus ini,” singkat Iptu Chandra. (Rais)

Editor : Zahar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Konten dilindungi !
Secured By miniOrange